Minggu, 28 Januari 2024

20/365

 Hallo Januari, mari kita bercerita sedikit tentang beberapa hari yang berat beberapa bulan yang lalu yuk.

Hallo Januari, kenapa kamu juga menjadi slah satu bulan yang tidak aku harapkan ya setiap harinya. Kenapa kamu sama seperti beberapa bulan yang lalu. Kalau begini, bagaimana aku bisa move on.

Hallo Januari, bagaimanapun tolong temani aku untuk bisa berjalan menyusuri dirimu yang begitu berat ya. Semua terasa sesak, semua terasa mengkhawatirkan dan semua merasa menakutkan. Walaupun mungkin semua tidak seperti yang sedang ramai dibicarakan oleh pikiranku. 

Hallo Januari, berdamai yuk. Sudah Januari ke berapa ya ini aku menanti perdamaian atas kehidupan baik lalu maupun nanti. Rasanya sudah lelah sekali berseok-seok, tertatih dan terseret seperti ini.

Hallo Januari, bagaimanapun mari jalani semua tanpa menunda, mari lakukan dengan semua harapan baik, mari lakukan semua dengan hati yang baik, mari jalankan semua dengan tenang, damai. Walaupun semua selalu kau patahkan oleh kenyataan tapi setidaknya jika masih ada harapan semua akan masih terlihat hidup.

Hallo Januari, semua berjalan dengan seolah-olah, seandainya dan kepura puraan. Walaupun buruk setidaknya untuk kita masih keliatan hidup adalah menjalani semua dengan ya seolah-olah hidup.

Hallo Januari, mari selesaikan semua hal yang mungkin tidak pernah terselesaikan. Hal yang tak ingin diselesaikan. Selesai.




Wuriami

20.24

Kamis, 14 Desember 2023

PERDEBATAN DENGAN HUJAN YANG BELUM SELESAI

Sekarang kamu sudah tidak sudi lagi berteman denganku. 

Sekarang kamu sudah tidak lagi mengenalku.

Sekarang kamu bahkan sudah tak ingin lagi walau hanya untuk bermain - main denganku.

Iya, aku tau bahwa dalam setiap pertemuan selalu menyisakan perpisahan tapi yang ingin aku tegaskan padamu, kita pernah saling mengisi dalam kekosongan dan bermain walau kita tau bahwa kita sama - sama saling kesakitan pada waktu itu.

Aku sama sekali tak memintamu kembali seperti dulu, menemani saat sepi dan menghibur saat sedih.

Aku tak akan memintamu untuk tetap ada walaupun sebenernya aku butuh. kita saling membutuhkan, kita saling mengandalkan, kita sama - sama saling bergantung. Lalu bagaimana kita saling ikhlas jika kita masih saling membutuhkan.


18/12/23

Rasanya canggung memulai semua dari awal, saling diam, saling menatap tapi tak ada keberanian untuk memulai percakapan. jikapun ingin tak tau mau mulai dari mana, dan mau bahas soal apa.

Lagi - lagi rasa itu muncul memenuhi seluruh hati yang kosong lalu mengoyak ingin sekali berbuat kesalahan yang sudah disesali berkali - kali. berbuat perbuatan yang tak ingin aku mulai dan ingin aku hentikan. tapi rasanya hal itu yang terus menggelayutiku tak mau jauh denganku dan ingin terus erat denganku walau aku sudah tak mau untuk bersamanya lagi.

Benci mungkin, bukan dengan yang lain terlebih kepada diriku sendiri kenapa diriku mau terkurung dalam situasi dan keaadaan seperti ini. jikapun disesali apakah iya Tuhan menciptakan makhluk yang sama sekali tidak ada gunanya? sungguh hal yang sangat tidak mungkin. tapi entahlah aku masaih belum memahami apa arti dari semua ini.

Beracun memang tapi aku sama sekali tidak ingin meracuni siapapun, siapapun baik yang kukenal maupun tidak, tujuan Tuhan menciptakan aku hanya untuk bermanfaat saja. Dingin, tapi bukan kedinginan yang seperti ini yang aku mau. Sepi, tetapi bukan kesepian yang ingin aku ciptakan. Bukan juga dengan Ramai, karena aku sangat membenci sebuah keramaian.

Hidup ini bukan semua tentang yang kamu inginkan, bukan juga yang kamu rencanakan dan harapkan semua berjalan sesuai dengan apa yang sudah ditakdirkan. 

Pelan, cepat, baik, buruk semuanya penuh dengan ketakutan, Ingin rasanya membatasi diri dengan tidak mencari apa yang sebenernya tidak ingin diketahui olehku, tapi rasanya ingin pula bertanya apakah ada kesalahan yang tidak aku sengaja yang membuat sakit hatinya.

Senin, 11 Desember 2023

TRAUMA

Semua ingin ku mulai dari nol, tapi aku seakan tidak tau ingin memulainya dari bab yang mana.

Semua kupikir akan membaik dan tenang, tapi aku tidak tau apakah sekarang sudah membaik dan sudah kurasakan ketenangan?

Aku ingin mengenali diriku sendiri, tetapi sampai sekarang aku tidak tau siapa yang ada di raga atas namaku.

Terlalu banyak inginku sampai aku tidak tau aku sudah terlalu jauh berjalan pada jalan yang mana dan bagaimana.

Apakah aku merasa sangat kosong? Apakah aku sudah berusaha untuk mengisinya dengan ketenangan? Apakah aku sudah memaafkan semua yang terjadi padaku? Seharusnya diriku yang bisa menjawab tapi seakan aku enggan mengungkapkannya entah malu, entah takut entah apalah rasanya aku tak tau tapi yang kurasakan pasti iya, aku KOSONG.

Rasanya aku sekarang tidak punya keberanian bahkan untuk melawan diriku sendiri. Sendiri. Menatap kosong langit. Menjawab semua pertanyaan yang memang menjadi pertanyaanku selama ini.

Trauma tidak akan membuatku sembuh dan kembali normal. Menghindar memang bukan solusi. Kurasa memaafkan dan baik-baik saja pun juga bukan obat.

Lalu bagaimana aku mampu seperti orang - orang mengejar kebahagiaan sedangkan aku pun tidak tau kebahagiaan itu unsur dari apa dalam hidup.



#wrm

Jumat, 15 Januari 2021

Nongkrong cantik, Diskusi di PMII

 Nongkrong cantik, Diskusi di PMII Assalamualaikum sahabat Wuriami. Kabar apa di kamis yang manis serasa gula jawa ini?? Whatever what you feel now, I wish your heart is fine. Hehehehe. Well, what do you think about satnight? (baca : malam minggu). Mainstream banget if your answer is “malam minggu kelabu” *emot. Nah kali ini Wuri ingin share dengan teman-teman semua agar malam minggunya enggak kelabu lagi... heheheface01face03



Tips untuk mengisi waktu satnight yang katanya lamaaaaaaaa banget (*padahal sama-sama 24 jam :
1.Isi dengan hal-hal positif. (kumpul keluarga, sahabat, atau bahkan ngerjain project yang udah tertempel di sterofoam kamarmu).
Tipsnya cuma satu sih. hehehe.... marii kita bahas setuntas-tuntasnya biar tak ada dusta diantara kita. *upppsss!!!. Nah berbicara soal hal positif kan banyak macamnya, seperti yang sudah Wuri uraikan di point 1 (pointnya memang just one ya.) wkwkwkwkface03


Kumpul bersama keluarga atau sahabat akan membuat hubungan emosional teman-teman makin erat, seerat cintaku padamu... #eaaa. Setelah berlima hari teman-teman ngubek-ngubek kerjaan kantor atau bahkan sekolah dan kampus, it’s wajib banget buat quality time. Two days bareng keluarga dan sahabat. Bisa dibilang refreshing ringan dan enggak mehong juga masalah budget. Hahahaha. Tempat dan suguhannya sih fleksibel aja. Secangkir kopi juga sudah buat semuanya hepiii. Heheheheface07


Baitewaii, ngomongin project tak akan lepas dari sterofoam cantik yang nempel di dinding kamarmu. Dihiasi kertas-kertas nan warna warni yang tertulis manis pakai tinta emas yang berisi semua mimpi-mimpi dan target yang harus teman-teman capai dalam waktu setahun. SETAHUN!!! Bukan MENAHUN loh ya... ingat!!! Apapun yang teman-teman tulis dan ucapkan setiap hari akan dimintai pertanggung jawaban, tak terkecuali “mimpi yang tertempel di dinding” (bukan hanya cicak loh yaaa yang nempel didinding). Come on !!! wake up !!! and do it something for your dream !!!. The end good luck for you all face02


Contoh hal positif yang Wuri lakuin adalah (ciieeeeee mau pamerrrr). Eng ing eng.......!!!
Yuuups, this photo is taken by @andri_pm11 (bisa follow ig nya teman-teman, soalnya dengar-dengar dari sebelah beliau cowok paling ketceh se-Lampung). 29.04.17 tepatnya Wuri beserta teman-teman diskusi dengan akak-akak senior ka @yahya_wordrept dan ka @sukamimangkerThank’s alot and luck for you all akak-akak ganteng. Hehehe. Mereka memberikan stimulus dan pengetahuan tentang “Mahasiswa Dan Tanggung Jawab Sosial”. Penjabaran dari akak-akak berdua ini lengkap plus pake karet 2. Good pokoknya mah. Selesai diskusi tentang materi diatas kita diminta review kembali apa yang telah didiskusikan. Ini adalah moment dimana bikin Wuri deg-deg serrr (bukan jatuh cinta loh yaaa...) it’s about public speaking!! Yes, Wuri memiliki ketakutan tersendiri jika diminta buat ngomong di depan umum, tapi untungnya waktu berpihak sama Wuri. Hehehehe. Thank’s GOD..


Untuk materi diskusi sih ringan berat kriuk. Sebab, banyak dari kita (mahasiswa/i) masih memiliki sifat apatis dan egois. Mengapa Wuri bilang seperti itu??? Sebelum kita memutuskan untuk menjadi mahasiswa/i, seharusnya kita sudah mengetahui apa saja hak dan tanggung jawab sebagai mahasiswa/i. Yuupss, memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat sekitar, itu adalah 1 diantaranya. Walaupun kita semua tau bahwa bukan hanya mahasiswa/i pun yang memiliki tanggung jawab sosial yang sama, termasuk pemuda/i penerus Negeri. Tetapi disini yang membedakan kita dengan mereka adalah ke-intelektual-an atau ke-ilmu-an. Untuk apa jika kita belajar dikampus hanya untuk mempercerdas diri kita sendiri dan untuk apa kita memperkaya diri kita sendiri (dilihat dari sudut pandang mahasiswa/i yang merangkap karyawan). Jika teman-teman berfikir seperti itu, yang akan kalian dapatkan NOTHING!!!. Sangat egois jika kita hanya mementingkan diri kita sendiri. Wuri yakin di keyakinan manapun mengajarkan “sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat untuk orang lain.”


Berbicara soal organisasi. Organisasi manapun akan mengajarkan bagaimana menganalisa masalah. Baik di perusahaan ataupun di masyarakat sekalipun kita hanya dinilai dari cara kita menganalisa dan mengatasi masalah, bukan menjadi masalah itu sendiri. Semua organisasi Wuri yakin semuanya bertujuan baik dan insya allah benar. Apapun organisasi teman-teman baik internal maupun eksternal kampus atau perusahaan, jadilah peran yang memberikan kontribusi penuh terhadap organisasi tersebut. Karena Wuri yakin di organisasi adalah sebuah wadah dengan ilmu yang tanpa batas untuk belajar. Baik belajar menganalisa masalah ataupun menyelesaikan masalah tersebut. Petuah yang Wuri dapat dari ketua organisasi saya @dedelutfi_94 (bisa di follow juga ig nya, kebetulan masih single) heheheface01face01face01face08


Yuuuuupsss, mungkin itu dulu yang ingin Wuri share. Semoga bermanfaat dan memotivasi teman-teman untuk tidak lagi mengatakan “malam minggu kelabu,” ciiie yang jones udah cengar-cengar manja, karena satnight nya terselamatkan dengan tips ini. Whatever you want to do at satnight, i hope it’s positive doing. Save your satnight! Save yourself! And good luck for we all. Amin.








Cikarang, 04.05.17 08:28
Salam Semangat
Wuriami.

Tri Dharma Mahasiswa Untuk Orang Tua Yang Lebih Cerdas.

 


Assalamualaikum semuanya, saya harap semua dalam keadaan baik. Amin. Berbicara tentang Hari Pendidikan tak akan jauh dari peranan Perempuan dan Orang Tua. Kenapa saya bisa kasih statement seperti itu?? Karena Orang tua yang cerdas akan menghasilkan seorang anak yang cerdas pula.

Pendidikan awal yang akan diterima sang anak adalah pendidikan dalam keluarga, terutama Ibu. Beliau adalah yang 24 jam bersama buah hati. Mengajarinya banyak hal dan memberikan pendidikan karakter yang sangat luar biasa dampaknya.

“Dalam fitrahnya semua anak dan manusia terlahir bersih.” Petuah yang mungkin banyak orang berfikiran bahwa itu adalah statement umum, tetapi dalam kenyataannya statement tersebut susah untuk diterjemahkan agar seluruh orang tua mengerti besarnya pengaruh kemampuan Neuron anak terhadap pendidikannya kelak.

Semua anak dan manusia terlahir dengan otak dan sel saraf yang sama. Yang membedakannya adalah karakter keluarga dan lingkungan. 80% faktanya mengatakan bahwa keluargalah yang berpengaruh penuh terhadap pendidikan dini sang anak.
Pendidikan anak akan bergantung pada pendidikan orang tuanya, jika pendidikan orang tuanya bermasalah maka akan bermasalah pula pendidikan anak tersebut. Sekolah formal hanya bertanggung jawab sekian persen baik dalam pendidikan umum ataupun pendidikan karakter. Jika orang tua menyadari bahwa ada masalah dengan pendidikannya di masa lalu, maka tak ada salahnya para orang tua memperbaiki pendidikannya sekarang.

Perkembangan akan teknologi berkembang semakin signifikan. Jika pendidikan orang tuanya bermasalah dan berpaku pada masa lalu, kita semua akan tahu sendiri bagaimana perkembangan sang anak. Tak ada kata terlambat untuk berubah.

Anak adalah aset negara yang sangat berharga. Karena masa depan suatu negara ada di tangan anak-anak bangsa. Maka tak heran jika pendidikan adalah jalan satu-satunya untuk mencetak para generasi bangsa yang luar biasa.

Mari kita sama-sama perbaiki wajah pendidikan di Negeri kita sendiri. Peran mahasiswa sesuai tertuang pada Tri Dharma Mahasiswa bahwa mahasiswa harus mampu mengabdi dan menerapkan ilmu intelektualnya kepada masyarakat luas, mungkin ini menjadi solusi untuk memperbaiki wajah Pendidikan saat ini.

Kegiatan pelatihan dan penyuluhan kepada Orang tua agar menjadi orang tua yang cerdas untuk anak yang cerdas saat ini sangat dibutuhkan. Memberikan wawasan kepada mereka bahwa pendidikan yang yang sesungguhnya adalah pendidikan karakter di keluarga bukan sekolah-sekolah formal yang hanya mengajari pengetahuan-pengetahuan dasar.

Mahasiswa diharapkan menjadi jawaban atas orang tua yang kesulitan dalam mendidik anak. Dengan ke-intelekannya saya yakin bahwa mahasiswa sanggup memberikan pandangan luas terhadap orang tua dalam konteks pendidikan.

Selamat Hari Pendidikan. Salam untuk para generasi intelek yang sedang berjuang memperbaiki wajah pendidikan di Indonesia.





Salam Perubahan
Cikarang 12.05.17
Wuriami.

"Jadikan Aku yang ke-3"

 Hasil gambar untuk angka tiga Assalamualaikum sahabat wuriami. Apa kabar semua... hehehe saya harap semua berada dalam keadaan baik dan sehat wal’afiat. Tinggal menghitung hari kita semua umat muslim akan masuk pada bulan yang selalu ditunggu-tunggu kedatangannya bukan karena THR-nya loh ya..., bukan juga pertanyaan “Kapan Nikah?” untuk generasi tahun 90-an. Hahahaha ... face05face05apapun itu saya mengucapkan Mohon Maaf Lahir Bathin kepada semua pembaca setia blog saya dan sahabat wuriami semua. Semoga ibadah kita diterima Allah SWT.face211


Heii... heii ... heii whatasppguyswhat’s wrong with my title hahaha... apa ada yang salah dari title yang saya ambil diatas?? Eiiitsss, jangan berfikir negatif dulu ya..., yuu mari kita ulas bareng-bareng apa arti dari judul yang saya ambil ini. Yuuuu cuuusss..face30face30face30


Genks, “kehidupanmu adalah goresan kecil waktu yang terbatas. Maka, tataplah baik-baik, dan jadiyang tebaik baginya.” (Said Ben Hamed).


Nah dari quote diatas kita semua dapat menyimpulkan bahwa hidup tidak hanya sekedar hidup. Hidup adalah catatan kita untuk masa depan, dan alangkah baiknya jika kita selalu dan usahakan menggoreskan yang baik-baik dalam hidup kita. Saya sangat tahu bahwa di dunia ini bahkan dikehidupan anda semua pastilah ada yang baik dan juga buruk. Itu pasti!! Saat berada dalam fase baik mood beserta goresan pasti akan baik juga, tak perlu teori a,b atau c kalo hal baik tak perlu diragukan lagi coretannya. Tapi jika kita berada dalam fase yang buruk pasti akan banyak coretan hitam tentunya, nah baru dalam fase ini kita gunakan “Jadikan Hatiku Yang ke-3”. Nah kok????”

Masalah datang bukan berarti tanpa solusi, saya sangat percaya bahwa masalah adalah sebuah proses pendewasaan diri. Cara Allah mengetahui kualitas iman kita, ketaatan kita pada-NYA. Lalu apa hubungannya dengan “Jadikan Hatiku yang ke-3?”. Dikala kita berada dalam fase masalah tak jarang dari kita menyelesaikan dengan cara mengandalkan logika dan perasaan. Padahal ada 1 hal penting yang disini seharusnya dilibatkan dalam penyelesaian sebuah masalah yaitu “Hati.”

Padahal kita semua tahu bahwa Hatilah disini yang paling fair, paling adil dan paling penting. Kita terbiasa membatasi Hati, mengurung Hati dan mengabaikan apa kata Hati. Sebenarnya itulah masalah yang sebenarnya. Kurang damainya kepada hati mungkin juga jadi salah satu faktor kita mengandalkan logika dan perasaan.

Menjadi angka baik satu, dua atau bahkan tiga sudah tak lagi menjadi masalah. Tapi yang menjadi masalah kini justru penenmpatan kita terhadap ketiga aspek itu. Mari mulai sekarang melibatkan hati. Dengan begitu saya 1000% yakin bahwa semua masalah akan terselesaikan sesuai deadline. Hahahaha faktor dikejar-kejar deadline. Mari mulai sekarang analisa masalah dengan Hati.
Karena hatilah yang paling peka, paling mengerti bahkan memegang kunci paling manjur dalam setiap masalah. Mulai buka Hati, ajaknya berbicara dan duduk bersama menyelesaikan semua yang mengikatmu selama ini. Tapi tetap hati-hati dengan hati ya sahabat.. hahahhaface01face01face01





Cikarang, 23.05.17 19:53
Salam Cantik
Wuriami

Jangan Jadikan Ramadhan sekedar Ceremonial.

 


Assalamualaikum sahabat wuriami... marhaban yaa Ramadhan ya semua, mohon maaf lahir dan bathin. Menjelang bulan puasa banyak broadcast tentang itu, semoga semuanya bukan karena ikut-ikutan ya... hehehheface01face117face183

Ramadhan adalah bulan yang dirindukan, dinantikan dan diagungkan setiap tahunnya untuk seluruh umat islam di Indonesia bahkan diseluruh dunia. Ramadhan merupakan bulan penuh ampunan. Maka banyak orang berlomba-lomba untuk memperbaiki amalannya.

Ramadhan bukanlah sebuah Ceremonial. Bukan hanya lewat sebagai bulan yang biasa datang di setiap tahunnya. Hiruk pikuk dan perayaannya semakin semarak mulai dari Baju baru, menu makan buka dan sahur yang tak sama seperti biasanya sampai amalan-amalan yang tak biasa dikerjakan di bulan-bulan biasanya. Semua orang berlomba-lomba akan hal itu. Padahal jika kita mengetahui apa kewajiban dan hak kita sebagai umat islam, seharusnya tak perlu menunggu bulan Ramadhan. Iya enggak sih ??? Berbicara soal pahala, baik bulan Ramadhan atau bukan itu adalah rahasia Allah SWT. Tak ada hak untuk kita mengetahuinya, yang menjadi kewajiban kita adalah terus berbuat baik dengan amalan-amalan yang baik pula.

Saya sangat mengetahui bahwa bulan Ramadhan semua amalan akan dilipat gandakan, akan tetapi apakah iya kita hanya berbuat baik dan mengerjakan amalan-amalan sunnah hanya di bulan Ramadhan saja? Kenapa tidak setiap hari saja kita mengerjakannya. Toh tugas kita didunia selain hidup juga harus berbuat baik dan bermanfaat untuk orang lain. Dan tak ada sebuah larangan mengatakan bahwa berbuat baik dan mengerjakan amalan hanya di bulan-bulan tertentu.

Ramadhan bukanlah Ceremonial. Ramadhan adalah pereratan hubungan antara kita dengan Allah SWT. Ramadhan adalah sebuah ukuran dan hanya awal serta tolak ukur kita dalam proses pensucian diri. Karena akhir dari kehidupan di dunia ini adalah alam Akhirat. Keikhlasan dan ketaatan kita diuji dengan berpuasa. Menahan semua perbuatan buruk yang di bulan-bulan biasa kita lakukan. Allah menguji seberapa kita mampu berkorban dan taat akan-NYA. Karena hidup bukanlah hanya sebatas hidup dan mati.

Kelembutan hati seseorang tak ada yang tau, tak ada yang mampu menyentuh hati seseorang kecuali tangan-NYA, kecuali kasih sayang-NYA kecuali berkat tangan dan ridho-NYA. Kehilangan ketaatan dan berkurangnya rasa ikhlas kita terhadap sesuatu adalah ujian. Berbagai macam makna Ramadhan untuk setiap insan. Karena arti Ramadhan kita adalah berbeda satu sama yang lain tergantung seberapa lembut Allah SWT menyentuh hati insan tersebut.

Tak ada hak bagi kita untuk menilai bahwa Ramadhan seseorang itu hanya sebatas ikut-ikutan atau Ceremonial bahkan jika hanya sekedar menghargai bulan Ramadhan saja. Karena diatas saya sudah jelaskan makna Ramadhan seseorang berbeda antar masing-masing insan tergantung dengan tangan Allah SWT menyentuh hati kita.

Dan seharusnya Ramadhan tak hanya semarak di memenya juga diperayaannya tapi juga semaraknya harus juga tertanam di diri serta hati kita masing-masing. Bersyukur telah dipertemukan dengan bulan Ramadhan yang penuh ampunan dan semoga kita masih dipertemukan dan mendapat kelembutan tangan-NYA. Mari jaga hati, semarakkan dengan hati penuh rasa syukur dan benar-benar bukan hanya menjadikan bulan Ramadhan sebagai sebuah Ceremonial dan bulan ikut-ikutan. Semoga Ramadhan kita bukanlah Ramadhan yang ikut-ikutan ya sahabat. Amin. Salam Ramadhan
face02face16face01



Salam Cantik
Wuriami.

20/365

  Hallo Januari, mari kita bercerita sedikit tentang beberapa hari yang berat beberapa bulan yang lalu yuk. Hallo Januari, kenapa kamu juga ...