Hai Ken, Panggilan sayang ibu ke kamu nak.
Harapan ibu saat kamu membaca ini ibu hanya ingin menemani kamu sampai kapanpun kamu mau dan kamu bosan. Ibu ingin membuatkan mu bekal setiap pagi, menemani kamu saat tidur malam, menemanimu membuat Pekerjaan Rumah, mendengarkan semua keluh kesah, ada kapanpun kamu butuh tempat untuk pulang dan butuh seseorang yang tulus kepadamu.
Maafkan ibu yang menitipkan kamu di Bunda setiap pagi, setiap ibu berangkat kerja. Ibu bukan tidak sayang sama kamu nak, justru karena ibu sangat menyayangi kamu makanya ibu bantu ayah buat masa depan kamu, bukan juga ibu takut dengan ketentuan Allah SWT tapi ibu hanya takut yang ibu khawatirkan terjadi sama kamu.
Sedikit cerita, mbah kakung meninggalkan mbah uti, ibu dan bunda saat ibu sama bunda masih duduk di bangku sekolah. Bunda ikut uyut dan ibu ikut uti, posisi uti hanya mengandalkan uyut akung disitulah dasar ke khawatiran ibu nak. Mengertilah saat kamu sudah mengerti arti dunia nak.
Ibu bukanlah orangtua yang sempurna buat kamu, disitulah ibu ingin selalu belajar setidaknya kapanpun kamu butuh pundak dan pelukan ibu, ibu selalu ada buat kamu nak. Ibu tau betul dinginnya suasana didalam keluarga, ibu mau semua berhenti di ibu. Ibu ingin membuat kamu merasakan hangatnya sebuah keluarga walaupun ibupun tidak tau bagaimana cara memberikannya.
Nak, tumbuhlah menjadi laki - laki yang kuat, bijak, lapang, sholeh, lembut dan cerdas. Jadilah laki - laki yang bertanggung jawab, karena itulah besar harapan ibu kamu bisa menjadi laki - laki dengan jati diri yang mampu dibanggakan. Doa ibu akan selalu melangit dan membersamaimu nak.
I Love You Ken❤
Salam sayang Ibu.
Hallo Mine, nama kontakmu di handphoneku.
Aku menamaimu itu bukan tanpa alasan, bukan untuk menguasai atau merebutmu dari wanita yang sudah melahirkan kamu di dunia ini, tapi lebih besar dari itu. Milikku, itulah yang ada dipikiranku saat aku memutuskan untuk menamaimu di kontak handphoneku sayang.
Sosokmu dimataku Bertanggung jawab, Jujur, tidak macam - macam, berwibawa dan apa adanya. Awalnya aku ragu mempercayakan sisa hidup dan masa depanku padamu. Mungkin jalan takdir Allah itu memang indah dan tidak terduga.
Sayang, hari ini tepat 3 tahun pernikahan kita, semoga pernikahan ini menjadi pemersatu cinta kita atas restu dan ijin Allah. Semoga pernikahan ini menjadi ibadah terpanjang dan tabungan pahala untuk kita berdua. Semoga pernikahan suci ini menjadi pernikahan dengan tujuan akhir surganya Allah SWT. Komitmen dan Janji suci ini biarkan mekar indah, wangi dan disempurnakan oleh waktu.
Sayang, aku ucapkan sangat terima kasih kamu udah bisa membuat sebagian dari ketakutan dan traumaku ada jalan keluarnya. Aku yang berawal dari ketidakpercayaan dengan sebuah pernikahan sekarang aku udah menikah dengan kamu dan memiliki anak. Aku udah gak takut punya keluarga apalagi keluarga yang aku punya saat ini hangat jauh berbeda dengan keluargaku yang dulu dingin seperti salju.
Terima kasih sudah sangat sabar dengan kelakuanku, sudah menjadikanku istri dan ibu yang bersyukur sangat banyak karena suaminya kamu. Tidak pernah menuntutku lebih walaupun aku sangat sadar dan tau kalau kurangku sebagai ibu dan istri jauh dari kata sempurna. Tak ada kekecewaan dan penyesalan sedikitpun aku memilikimu.
Ijinkan aku meminta kepada Allah SWT untuk menjadikanmu sosok ayah dan suami seperti cinta pertamaku. Bapak yang bertanggung jawab dan luar biasa buat aku dan Ken. Semoga kamu dipanjangkan umur dan semua urusanmu dilancarkan.
Aku percaya dan yakin semua akan baik - baik saja asal ada Allah ada di hati kami, tetaplah menjadi sosok yang menyenangkan, mendamaikan dan menenangkan.
My love for you is so great and without reason. Everything goes according to destiny that has been written. Be a warm home for me and our child. Be strong and our reason to stay alive and happy.
Ilove u More❤ I love you so much that it can't be counted in numbers❤





