Sekarang kamu sudah tidak sudi lagi berteman denganku.
Sekarang kamu sudah tidak lagi mengenalku.
Sekarang kamu bahkan sudah tak ingin lagi walau hanya untuk bermain - main denganku.
Iya, aku tau bahwa dalam setiap pertemuan selalu menyisakan perpisahan tapi yang ingin aku tegaskan padamu, kita pernah saling mengisi dalam kekosongan dan bermain walau kita tau bahwa kita sama - sama saling kesakitan pada waktu itu.
Aku sama sekali tak memintamu kembali seperti dulu, menemani saat sepi dan menghibur saat sedih.
Aku tak akan memintamu untuk tetap ada walaupun sebenernya aku butuh. kita saling membutuhkan, kita saling mengandalkan, kita sama - sama saling bergantung. Lalu bagaimana kita saling ikhlas jika kita masih saling membutuhkan.
18/12/23
Rasanya canggung memulai semua dari awal, saling diam, saling menatap tapi tak ada keberanian untuk memulai percakapan. jikapun ingin tak tau mau mulai dari mana, dan mau bahas soal apa.
Lagi - lagi rasa itu muncul memenuhi seluruh hati yang kosong lalu mengoyak ingin sekali berbuat kesalahan yang sudah disesali berkali - kali. berbuat perbuatan yang tak ingin aku mulai dan ingin aku hentikan. tapi rasanya hal itu yang terus menggelayutiku tak mau jauh denganku dan ingin terus erat denganku walau aku sudah tak mau untuk bersamanya lagi.
Benci mungkin, bukan dengan yang lain terlebih kepada diriku sendiri kenapa diriku mau terkurung dalam situasi dan keaadaan seperti ini. jikapun disesali apakah iya Tuhan menciptakan makhluk yang sama sekali tidak ada gunanya? sungguh hal yang sangat tidak mungkin. tapi entahlah aku masaih belum memahami apa arti dari semua ini.
Beracun memang tapi aku sama sekali tidak ingin meracuni siapapun, siapapun baik yang kukenal maupun tidak, tujuan Tuhan menciptakan aku hanya untuk bermanfaat saja. Dingin, tapi bukan kedinginan yang seperti ini yang aku mau. Sepi, tetapi bukan kesepian yang ingin aku ciptakan. Bukan juga dengan Ramai, karena aku sangat membenci sebuah keramaian.
Hidup ini bukan semua tentang yang kamu inginkan, bukan juga yang kamu rencanakan dan harapkan semua berjalan sesuai dengan apa yang sudah ditakdirkan.
Pelan, cepat, baik, buruk semuanya penuh dengan ketakutan, Ingin rasanya membatasi diri dengan tidak mencari apa yang sebenernya tidak ingin diketahui olehku, tapi rasanya ingin pula bertanya apakah ada kesalahan yang tidak aku sengaja yang membuat sakit hatinya.